Entradas

Mostrando las entradas etiquetadas como Jokowi

Risma Effect: Benarkah Ada Pengaruhnya Pada Politik Lokal & Nasional?

Imagen
Meskipun sudah menjadi perbincangan tentang Tri Rismaharini sebelum reshuffle kabinet, dan nama Risma sebenarnya sudah sering dikaitkan dengan kota Jakarta. Bu Risma begitu mantan Walikota Surabaya ini disapa oleh warganya, bukan hanya "ngetop" di era Anies Baswedan, melainkan sudah sejak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Setelah menjadi Presiden Jokowi memilih Risma sebagai Mensos dan melantiknya bersama para menteri lainnya pada 23 Desember 2020, nama Risma semakin hangat diomongkan dalam arena politik dan media sosial.  Gebrakan Risma pada hari pertama bekerja, sebelum masuk kantor dia langsung blusukan di Kali Ciliwung yang berlokasi di belakang Kantor Kementerian Sosial ini telah membuat warganet alias netizen heboh, bahkan sampai pada hari ini. Televisi nasional maupun media utama lainnya termasuk media online ramai menayangkan aktivitas perdana Risma sebagai Menteri Sosial. Tri Rismaharini, Menteri Sosial & Anies Baswedan, G

Apakah nama pengganti Edhy Prabowo sudah di kantong Presiden Jokowi?

Imagen
Setelah Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Soekarno Hatta International Airport bersama beberapa orang lainnya yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan kasus suap ekspor benur Lobster. Sambil menanti sidang di Pengadilan Tipikor, muncul nama calon pengganti Edhy Prabowo seperti Ahok, bahkan sudah ada tagar #bususi dan #bususicomeback ke Kementerian KKP. Peristiwa lucu antara Ahok dan Bu Susi yang terjadi pada pemerintahan Presien Jokowi periode pertama, saat itu Basuki Tjahaja Purnama masih Gubernur DKI Jakarta (solopos.com) Mungkin sudah banyak yang rindu dengan kata Tenggelamkan, yang sudah menjadi brand Susi Pudjiastuti yang kini makin ngetop sebagai presenter Cek Ombak di Metro TV.  Presiden Jokowi sudah menunjuk Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri KKP Ad Interim sebelum ada menteri baru.   Tentu menjadi bahan spekulasi politik dan perbincangan hangat di dunia maya, media aliran utama maupun media sosial tentang siapa so

Apakah sudah waktunya ngomong calon penerus Presiden Jokowi di Pilpres 2024?

Imagen
Agak berbeda dengan negara lain, katakanlah Amerika Serikat yang barusan selesai menyelenggarakan US Election 2020 yang paling heboh dalam sejarah negeri Uncle Sam ini - biasanya calon presiden akan dibicarakan makin hangat paling tidak satu tahun sebelum jadwal Pilpres - sedangkan di Indonesia, wacana Capres 2024 sudah hangat diomongkan belum genap empat tahun Presiden Jokowi menjalankan pemerintahan #Jokowi2Periode.  Wacana itu malah semakin menggema di era pandemi global ini. Survey tentang siapa calon presiden yang diinginkan warga +62 juga sudah dilakukan. Nama-nama seperti Prabowo, Erick Thohir, Puan Maharani, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan muncul  pada survey itu, begitu pula Gatot Nurmantyo mantan Panglima TNI.  Apakah Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo akan bersaing pada Pilpres 2024? (m.suarakarya.id) Apakah para pengamat politik, lembaga survey dan warga sudah begitu ngebet menantikan Pilpres 2024?  Mungkin wacana ini bisa dibilang masuk akal karena Presiden J

Nekad Terukur ciri Pahlawan Indonesia Jaman Now?

Imagen
Menjelang hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November selalu diputar suara menggelegar Bung Tomo ketika menyemangati para pemuda di Surabaya. Pertempuran para pemuda melawan tentara sekutu (Inggris) merupakan peristiwa sejarah perang yang sangat dahsyat.  Untuk ukuran teknologi senjata pada 1945 persenjataan yang dimiliki tentara Inggris tidak bisa dibandingkan dengan senjata api yang dimiliki hanya sebagian kecil dari para pemuda itu. Bambu runcing adalah senjata tradisional yang mendominasi perlengkapan perang para pemuda yang dipimpin oleh Bung Tomo ketika itu.  Bung Tomo dengan ekspresi menyala-nyala membakar semangat para pemuda pada 1945 untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan RI yang diproklamasikan oleh Bung Karno & Bung Hatta pada 17 Agustus 1945 (suryamalang.tribunnews.com) Meskipun persenjataan sangat sederhana namun para pemuda yang terdiri dari berbagai suku dan etnis itu bersatu dengan semangat juang yang sangat tinggi. Berkat pidato Bung Tomo pada 10

Ganjar Pranowo makin moncer. Apakah PDI Perjuangan Akan Calonkan Puan Maharani Di Pilpres 2024?

Imagen
Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah yang ngetop dengan panggilan Mas Ganjar, namanya semakin moncer di berbagai survey maupun dalam pembicaraan politik ringan di tengah-tengah hebohnya Covid-19. Meskipun Puan Maharani pernah menjadi Menteri dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPR, rupanya Mas Ganjar yang juga kader PDI Perjuangan lebih dikenal khususnya dalam daftar Capres 2024.  Pilpres 2024 memang masih jauh dimana Presiden Jokowi masih menjalankan pemerintahan #Jokowi2Periode bersama Wapres Prof. DR. KH Ma'ruf Amin. Namun televisi nasional, media sosial maupun media online serta perbincangan di social media selalu saja muncul tentang siapa kandidat paling pas sebagai penerus Presiden Joko Widodo.  Puan Maharani memang memiliki posisi penting di partai yang dipimpin oleh Megawati Sukarno Putri, ibunda Puan, apalagi Puan juga menjabat sebagai orang nomor satu di DPR RI sebagai Ketua DPR. Posisi ini akan memberi cucu Bung Karno ini banyak pengalaman berharga di bidang legislasi da

Ada apa antara Barista Ambyar dengan Presiden Jokowi?

Imagen
Salah satu momen paling yang dinikmati oleh Presiden Jokowi ketika blusukan atau kunjungan kerja ke berbagai daerah selain bertemu rakyat, makan di warung, mantan Gubernur Jakarta ini seneng banget ngopi di Kedai Kopi pinggir jalan.  Bagaimana dengan warga jaman now terutama generasi milenial, apakah akan senang jika diundang ngopi oleh Presiden Jokowi entah ke Istana Bogor atau di suatu kota di Bali, Kalimantan atau Papua yang terkenal dengan kopi Wamena yang rasanya mantap.  Para menteri di Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat dan para pemimpin dunia pasti sudah sering ngopi bareng dengan mantan Walikota Solo ini.  Sebagai pemimpin di negeri Jambrut Khatulistiwa yang memiliki kekayaan berupa hasil bumi seperti kopi , Presiden yang gemar naik moge modifikasi ini sudah biasa lah ngopi pada acara resmi di Istana atau ketika tugas ke luar negeri.  Presiden Jokowi sedang belajar menjadi Barista di Festival Terampil pada 9/2/2019.  Ada yang ingin mencoba kopi racikan ko

Bela UU Cipta Kerja, Apakah Siti Nur Azizah Beda Visi Dengan Demokrat Partai Pengusungnya Di Pilkada Tangsel?

Imagen
Siti Nur Azizah  calon Walikota Tangsel pada Pilkada 2020 berpasangan dengan Ruhama Ben dari PKS. Meskipun diusung oleh Partai Demokrat yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, yang merupakan pendiri Partai yang kini dipimpin oleh AHY, Siti Nur Azizah ternyata mendukug dan membela UU Cipta Kerja atau Omnibus Law. Sebagaimana diketahui, Fraksi Partai Demokrat dan PKS menolak pengesahan Omnibus Law yang digagas oleh Presiden Jokowi.  Bagaimana sikap Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, Ketua Umum Partai Demokrat yang bertepuk tangan ketika kader Partai Demokrat menyatakan penolakan terhadap Omnibus Law ketika sidang paripurna di DPR untuk membahas UU Cipta Kerja tersebut? Siti Nur Azizah bersama Ruhama Ben dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Image: beritamoneter.com) Mengutip ucapan Kamhar Lakumani, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat, menurut laporan cnnindonesia.com (27/10/2020) belum berencana untuk meminta klarifikasi kepada Siti Nur Azizah  kader

Terungkap alasan Rudi S Kamri kritik strategi komunikasi pembantu Presiden Jokowi terkait Omnibus Law

Imagen
Omnibus Law atau UU Cipta Kerja ternyata menimbulkan kehebohan dan diwarnai unjuk rasa. Selain ada demo buruh dan mahasiswa yang menolak Omnibus Law itu, sebagian elite politik, pengamat dan warga yang menolaknya.  Rudi S Kamri (kiri) dan Andre V. Wenas di Kanal Anak Bangsa semakin terkenal sebagai simbol suara demokrasi di Indonesia. (Image: YouTube.com) Yang "menarik" adalah komunikasi yang dinilai kurang canggih di kantor para pembantu presiden? Inilah yang membuat pengamat sosial dan politik Rudi S. Kamri yang kini makin aktif di kanal Anak Bangsa bersama Andre Vincent Wenas.  Yuk simak bagaimana kaca mata Rudi S. Kamri dalam mengamati masalah komunikasi ini. Apakah masih tajam seperti biasanya? J okowi, Omnibus Law,  Sesat Pikir Bangsa Dan Buruknya Strategi Komunikasi Oleh: *Rudi S Kamri*   Apakah UU Cipta Kerja Omnibus Law sudah sempurna? Sudah pasti jauh dari sempurna. Banyak hal perlu diperbaki dan disempurnakan. Tapi langkah ini adalah sebuah terobosan yang bri

Terkuak Cara Dapatkan Banpres Rp 2,4 Juta Dari Jokowi

Imagen
Banyak warga bertanya-tanya bagaimana cara untuk mendapatkan Bantuan Presiden alias Banpres dari Presiden Jokowi. Hal ini terjadi setelah Presiden Joko Widodo meluncurkan Banpres untuk para pengusaha pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Yang mengejutkan adalah dana sebesar Rp 2,4 Juta itu bukan dianggap sebagai pinjaman melainkan dana hibah.  Dana tersebut diluncurkan oleh Presiden Jokowi sebagai bukti perhatian pemerintahan Kabinet Indonesia Maju terhadap pelaku bisnis UMKM yang terdampak Covid-19. Menurut galamedia-pikiranrakyat.com (31/8/2020).  Untuk tahap pertama, Kementerian Koperasi dan UKM, bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga pengusul, menetapkan 316 ribu lebih penerima bantuan pelaku usaha mikro yang disalurkan melalui Bank pemerintah, BNI.  Presiden Jokowi foto bersama dengan para penerima dana hibah dengan protokol kesehatan yang ketat (finansial.bisnis.com) Presiden Jokowi ketika meluncurkan Banpres ini di Istana dengan tegas me

Pro Kontra: Omnibus Law Untuk Cipta Kerja?

Imagen
Omnibus Law bukan hal baru di negara-negara lain. Kalau masih ada yang ingat Presiden Jokowi sebenarnya sudah dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah mengajak DPR untuk menyatukan beberapa undang-undang menjadi UU Sapu Jagat. Hal itu sudah disampaikan dengan gamblang pada pidato pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2019 di hadapan semua fraksi DPR, termasuk PKS dan Partai Demokrat. Topik UU Cipta Kerja juga sudah dipaparkan oleh Jokowi pada pidato Visi Indonesia pada saat mantan Walikota Solo ini menyambut kemenangan pasangan Jokowi Amin di Sentul, Jawa Barat.  Eksistensi UU Cipta Kerja ini sering dianggap sebagai UU Sapu Jagat yang diciptakan untuk menyapu bersih pungutan liar, mafia rente dan siapapun yang bernafsu untuk memanfaatkan ruwet dan jalur panjang proses perijinan untuk memancing suap dari para pengusaha, investor dan yang membuat miris adalah karena pancingan itu mengincar para pemodal kecil yang sangat ingin menjadi pengusaha yang mempunyai badan hukum seperti

Breaking News: Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara

Imagen
BREAKING NEWS. Kanal YouTube Sekretariat Presiden menyiarkan peresmian jembatan di Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara secara live pada 22 Oktober 2020. Ini merupakan proyek infrastruktur di luar Pulau Jawa yang gencar dibangun oleh Presiden Jokowi pada periode pertama agar terjadi konektivitas antar kota, desa dan antar pulau.  Sebagaimana dilaporkan oleh merdeka.com, Presiden Jokowi menyatakan, " Alhamdullilah Jembatan Teluk Kendari yang memiliki panjang 1,34 km, hari ini telah rampung dan selesai. Dengan Mengucap Bismillahirahmanirahim Jebatan Kendari saya resmikan hari ini,"  Jembatan yang sangat megah dibangun oleh Presiden Jokowi di Teluk Kendari, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2020 (pantau.com) Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan itu dilakukan dari  2015 sampai 2020 dan memakan biaya besar Rp804 miliar. Proyek itu sangat penting untuk masyarakat di daerah itu.  Presiden Joko Widodo yang baru mendapat apresiasi ti

Tamasya ke mana setelah Covid-19 gone with the wind?

Imagen
Warga dunia hidup dalam penantian karena menunggu vaksin virus Corona dengan harapan besar agar terhindar dari serangan COVID-19. Banyak kegiatan luar ruang tertunda bahkan dibatalkan, apakah itu aktivitas keluarga, sosial, bisnis, budaya dan pariwisata.  Berlibur ke luar negeri masih belum bisa dilakukan karena masih banyak negara yang menerapkan lockdown. Padahal banyak orang ingin honeymoon, scuba diving, tour ke tempat-tempat excotic terkenal dan tentu saja window shopping.  Barangkali ada sales Hermès, sepatu  Michael Kors atau perfume merek  Yves Saint Laurent dan produk lain seperti Rolex, Leica camera dan sebagainya.  Presiden Putin ketika bersiap melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Jokowi (normorsatukaltim.com) Meskipun semua produk bisa dibeli secara online, namun kalau bisa langsung menyentuh produk  Marc Jacobs atau Kenzo di  boutique aslinya di Paris, Milan, Tokyo atau New York pasti beda lah rasanya. Apalagi sambil jalan-jalan di berbagai tempat indah sambil

Akibat Covid-19 Maukah Pindah Ke Planet Baru? Mengejutkan Fakta Oleh NASA

Imagen
Gara-gara Covid-19 alias virus Corona, mungkin ada di antara kita berpendapat planet Bumi sudah tak aman lagi untuk dihuni. Padahal ada banyak tempat indah yang belum kita kunjungi seperti Rusia yang tak romantis dengan Paris. Bahkan James Bond pun pernah kepincut pada kecantikan agen rahasia KGB (Uni Soviet) yang mungkin pernah anda tonton pada film From Russia With Love.  Adegan romantis di film James Bond 007, From Russia With Love (popsugar.com) Atau ingin menikmati surga tersembunyi yang begitu indah di Raja Ampat, Papua, Indonesia seperti yang bisa anda saksikan pada video berikut ini: Ya, pasti ada banyak rencana liburan yang batal atau terpaksa ditunda setelah beberapa negara melakukan lock down , begitu juga di Indonesia membatasi kedatangan pesawat terbang maupun kapal pesiar memasuki wilayah Indonesia. Presiden Joko Widodo juga telah mengijinkan dilakukannya PSBB atau Pembatasan Sosial Bersekala Besar.  Rasa tidak nyaman pasti terjadi, namun harus dilakukan a