Entradas

Mostrando las entradas etiquetadas como Presiden Jokowi

Risma Effect: Benarkah Ada Pengaruhnya Pada Politik Lokal & Nasional?

Imagen
Meskipun sudah menjadi perbincangan tentang Tri Rismaharini sebelum reshuffle kabinet, dan nama Risma sebenarnya sudah sering dikaitkan dengan kota Jakarta. Bu Risma begitu mantan Walikota Surabaya ini disapa oleh warganya, bukan hanya "ngetop" di era Anies Baswedan, melainkan sudah sejak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Setelah menjadi Presiden Jokowi memilih Risma sebagai Mensos dan melantiknya bersama para menteri lainnya pada 23 Desember 2020, nama Risma semakin hangat diomongkan dalam arena politik dan media sosial.  Gebrakan Risma pada hari pertama bekerja, sebelum masuk kantor dia langsung blusukan di Kali Ciliwung yang berlokasi di belakang Kantor Kementerian Sosial ini telah membuat warganet alias netizen heboh, bahkan sampai pada hari ini. Televisi nasional maupun media utama lainnya termasuk media online ramai menayangkan aktivitas perdana Risma sebagai Menteri Sosial. Tri Rismaharini, Menteri Sosial & Anies Baswedan, G

Ganjar Pranowo makin moncer. Apakah PDI Perjuangan Akan Calonkan Puan Maharani Di Pilpres 2024?

Imagen
Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah yang ngetop dengan panggilan Mas Ganjar, namanya semakin moncer di berbagai survey maupun dalam pembicaraan politik ringan di tengah-tengah hebohnya Covid-19. Meskipun Puan Maharani pernah menjadi Menteri dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPR, rupanya Mas Ganjar yang juga kader PDI Perjuangan lebih dikenal khususnya dalam daftar Capres 2024.  Pilpres 2024 memang masih jauh dimana Presiden Jokowi masih menjalankan pemerintahan #Jokowi2Periode bersama Wapres Prof. DR. KH Ma'ruf Amin. Namun televisi nasional, media sosial maupun media online serta perbincangan di social media selalu saja muncul tentang siapa kandidat paling pas sebagai penerus Presiden Joko Widodo.  Puan Maharani memang memiliki posisi penting di partai yang dipimpin oleh Megawati Sukarno Putri, ibunda Puan, apalagi Puan juga menjabat sebagai orang nomor satu di DPR RI sebagai Ketua DPR. Posisi ini akan memberi cucu Bung Karno ini banyak pengalaman berharga di bidang legislasi da

Ada apa antara Barista Ambyar dengan Presiden Jokowi?

Imagen
Salah satu momen paling yang dinikmati oleh Presiden Jokowi ketika blusukan atau kunjungan kerja ke berbagai daerah selain bertemu rakyat, makan di warung, mantan Gubernur Jakarta ini seneng banget ngopi di Kedai Kopi pinggir jalan.  Bagaimana dengan warga jaman now terutama generasi milenial, apakah akan senang jika diundang ngopi oleh Presiden Jokowi entah ke Istana Bogor atau di suatu kota di Bali, Kalimantan atau Papua yang terkenal dengan kopi Wamena yang rasanya mantap.  Para menteri di Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat dan para pemimpin dunia pasti sudah sering ngopi bareng dengan mantan Walikota Solo ini.  Sebagai pemimpin di negeri Jambrut Khatulistiwa yang memiliki kekayaan berupa hasil bumi seperti kopi , Presiden yang gemar naik moge modifikasi ini sudah biasa lah ngopi pada acara resmi di Istana atau ketika tugas ke luar negeri.  Presiden Jokowi sedang belajar menjadi Barista di Festival Terampil pada 9/2/2019.  Ada yang ingin mencoba kopi racikan ko

Pro Kontra: Omnibus Law Untuk Cipta Kerja?

Imagen
Omnibus Law bukan hal baru di negara-negara lain. Kalau masih ada yang ingat Presiden Jokowi sebenarnya sudah dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah mengajak DPR untuk menyatukan beberapa undang-undang menjadi UU Sapu Jagat. Hal itu sudah disampaikan dengan gamblang pada pidato pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2019 di hadapan semua fraksi DPR, termasuk PKS dan Partai Demokrat. Topik UU Cipta Kerja juga sudah dipaparkan oleh Jokowi pada pidato Visi Indonesia pada saat mantan Walikota Solo ini menyambut kemenangan pasangan Jokowi Amin di Sentul, Jawa Barat.  Eksistensi UU Cipta Kerja ini sering dianggap sebagai UU Sapu Jagat yang diciptakan untuk menyapu bersih pungutan liar, mafia rente dan siapapun yang bernafsu untuk memanfaatkan ruwet dan jalur panjang proses perijinan untuk memancing suap dari para pengusaha, investor dan yang membuat miris adalah karena pancingan itu mengincar para pemodal kecil yang sangat ingin menjadi pengusaha yang mempunyai badan hukum seperti

Breaking News: Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara

Imagen
BREAKING NEWS. Kanal YouTube Sekretariat Presiden menyiarkan peresmian jembatan di Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara secara live pada 22 Oktober 2020. Ini merupakan proyek infrastruktur di luar Pulau Jawa yang gencar dibangun oleh Presiden Jokowi pada periode pertama agar terjadi konektivitas antar kota, desa dan antar pulau.  Sebagaimana dilaporkan oleh merdeka.com, Presiden Jokowi menyatakan, " Alhamdullilah Jembatan Teluk Kendari yang memiliki panjang 1,34 km, hari ini telah rampung dan selesai. Dengan Mengucap Bismillahirahmanirahim Jebatan Kendari saya resmikan hari ini,"  Jembatan yang sangat megah dibangun oleh Presiden Jokowi di Teluk Kendari, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2020 (pantau.com) Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan itu dilakukan dari  2015 sampai 2020 dan memakan biaya besar Rp804 miliar. Proyek itu sangat penting untuk masyarakat di daerah itu.  Presiden Joko Widodo yang baru mendapat apresiasi ti